Kerja untuk Siapa?

Untuk ridha Allah…

Jawaban (mohon maaf) template temen-temen yang berhijrah mesti begitu. Maaf-maaf tentu ada dong yang benar-benar mencari ridhaNya, dan saya sangat salut!

Pertanyaannya “untuk siapa” tapi dijawab “ridha Allah”, ini jawaban sudah melenceng sesat bos..

Oke, fokus. Jadi inti masalahnya, si Fulan… Hmmm… Si Anton ajalah. Jadi si Anton mendapat tugas tambahan di hari yang seharusnya ia bebas tugas. Tentu Anton keberatan. Tapi dasar orang Jawa, ya nriman. Okelah. Tapi ya dasar turunan Surabaya, di palung hatinya misuh-misuh.

Sampailah pada pertanyaan.. kerja ini untuk siapa?

Seketika Anton mengingat sesosok cantik jelita di antara jarak yang membentang. Ya untuk dia.. Lalu kalau satu minggu aku kerja? Kapan dong Anton kencan?. Percuma dong ia kerja?

Halah kemenyek! Tugasmu toh paling 3-4 jam di tiap hari sabtu dan minggu itu! Toh nggak setiap minggu juga! Toh dalam 2 bulan ini, baru kali ini kamu bertugas di weekend! Minggu depannya lagi kan bisa kencan!

Yaaweeeslaaah!

Lumayan lho! Skill mu nambah! Fasilitas alat dari mereka juga kan! Mbok jangan keményék!

Lhe, aku lho gaurus bah skill ngéné-ngéné aé sampék maték lak yowis!

Lho, terus kon yakin iso nguripi bojomu lék kowé stagnan? Gak duwé ambisi?

Hmmm.

Iki yo membuka pilihan, gawé suatu saat awakmu resign. Skillmu nambah.

Iyo. Yowislah siap.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s