Wisanggeni dalam Logo

tes

Ini adalah logo pesanan teman saya, yang memilih jalan hidup untuk berkarir dan berinovasi di bidang teknologi informasi (sebut saja begitu, agak ketinggalan zaman juga saya soal IT). Namanya Adam Pahlevi. Kita 1 sekolah waktu SMP, meskipun nggak seberapa akrab. Meskipun juga blionya sekarang jadi lebih keren pencapaiannya daripada saya.

Kali ini blio memesan logo dengan katakunci “Indonesian Center of Computer Research”, dan benchmark logo ke Mozilla, Chrome, dsb. Yang masih ikonik dengan kata Indonesia salah satunya adalah wayang. Meskipun lebih melekat ke Jawa, tapi Jawa kan juga Indonesia (kalau dianggap sih), hehe.

Kemudian, dari berbagai tokoh pewayangan, muncul nama Wisanggeni. Saya pertama mengenal nama Wisanggeni baru-baru saja. Ketika maiyahan via youtube. Sejarah lengkap Wisanggeni mungkin bisa di googling saja. Yang jelas, Si Adam ini juga menurut saya merupakan ejawantah Wisanggeni di zaman now. Wisanggeni mewakili karakter pemuda yang meledak-ledak. Yang berani mengambil keputusan penting dalam hidupnya. Yang berani melawan arus mainstream kehidupan.

Indonesia zaman now sebenarnya berkelimpahan wisanggeni-wisanggeni. Saking kompleksnya permasalahan di sini, dan adanya pemerintahan yang seharusnya membantu kehidupan rakyat, justru merepotkan rakyat dengan berbagai macam persoalan. Persoalan yang bertumpuk-tumpuk itu ternyata turut menciptakan “wisanggeni”. Namun sayangnya, munculnya wisanggeni-wisanggeni itu ternyata juga ikut memperburuk keadaan. Ada potensi untuk menggebrak dunia. Tapi entah kapan itu terwujud. Karena mereka justru tenggelam dalam keasyikan pertikaian antar sesama wisanggeni.

Ada wisanggeni syariat, ada wisanggeni budaya.
Ada wisanggeni Sunnah, ada wisanggeni Bid’ah (kreatif)
Ada wisanggeni sejarah, ada wisanggeni masa depan.
Ada wisanggeni kiri, ada wisanggeni kanan.
Ada wisanggeni hitam, ada wisanggeni putih.
Ada wisanggeni aksara konservatif, ada wisanggeni aksara moderat, ditambah radikal.
Ada wisanggeni pro semen, ada wisanggeni pro samin.
Ada wisanggeni pro BUMN, ada wisanggeni pro wirausaha.

Banyak lah… heuheu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s